Nito no Taidana Isekai Shoukougun: Sai Jakushoku “Healer” nano ni Saikyou wa desu ka? Novel Bahasa Indonesia Chapter 34.1

Chapter 34.1 - Kembali

“Apa kalian bertiga berhasil memburunya?!”

Saat kami kembali ke ibukota kerajaan, kami lebih dulu mengunjungi toko Sharon untuk menyerahkan kelenjar lacrimal Basilisk yang dia minta.

merry christmas

“Oh, Nem. Ada apa? Kalau kau butuh toilet, pakai saja.”

Sambil meletakkan bahan-bahan dari tas di atas meja, Sharon berbicara pada Nem yang gelisah di sampingku. Aku memberitahu Nem untuk tak memberitahu siapa pun di ibukota kerajaan kalau aku yang telah mengalahkan Basilisk. Tapi sepertinya dia tak tahan untuk tidak menceritakannya.

“Tidak. Nem cuma…”

Nem menatap wajahku, lalu menggelengkan kepalanya untuk mengusir kecemasannya.

“Kau tidak bisa menceritakannya pada Sharon!”

“Apa maksudnya?”

Setelahnya, ketika Nem terus menggelengkan kepalanya, Sharon benar-benar khawatir, “Apa kau baik-baik saja?”

“Jadi, Sharon-san. Untuk apa kau menggunakan bahan-bahan ini?”

“Yah, sudah kuputuskan. Aku mau membuat obat reagen.”

Sharon tersenyum lebar.

“Selesai!”

Setelah beberapa saat, Sharon muncul dengan membawa botol kaca yang berisi cairan. Apa dia merebusnya sampai mendidih? Ternyata, botol itu berisi bahan Basilisk yang aku berikan sebelumnya. Toa dan Sierra sama-sama terpukau. Tapi aku penasaran, apa itu?

“Jadi, ini untuk apa?”

“Yang pasti, aku akan menyembuhkan lengan Nem.”

“Eh, apa benar bisa sembuh?!”

“Tentu saja. Tapi, ini bukan penggunaan asli obat reagen ini, jadi efeknya belum diketahui.”

Setelah mengatakannya, Sharon memegang sebuah wadah berisi cairan di tangannya.

“Nem, lipat lengan bajumu dan ulurkan lenganmu.”

Nem melipat lengan bajunya seperti yang dikatakan Sharon. Lalu terlihat lambang merek yang begitu menyakitkan.

“Ini akan sedikit sakit. Tahan sebentar, ya.”

Nem mengangguk dengan tatapan tegang.

“Kau juga harus siapkan sihir penyembuhanmu. Aku tak bergantung pada penyembuhan Healer, tapi ini untuk jaga-jaga saja. Saat aku memberikan sinyal, aku akan merapalkan mantra pada lukanya. Aku tak berharap banyak, tapi akan kulakukan yang terbaik. Jadi saat aku memberikan sinyal padamu, kau juga lakukankah yang terbaik.”

“I-iya!”

Seperti yang diperintahkan padaku, aku meletakkan tanganku mengarah ke lengan Nem agar aku bisa segera menerapkan sihirku.

“Kita mulai!”

Sharon perlahan-lahan meneteskan cairan itu ke atas merek Nem.

“Ugh, Ughhh!”

“Bersabarlah.”

Ekspresi Nem mengungkapkan bahwa prosesnya sangat luar biasa menyakitkan. Lalu, kami melihat bagian pada merek itu mengecil dan memancarkan cahaya biru, dan merek itu pun memudar. Apa cairan ini melelehkan permukaan kulit?

“Masih belum…”

Sharon tampaknya menunggu waktu yang tepat. Sementara Nem terus kesakitan dan meneteskan air mata.

“Sekarang!”

“[Healing (Heel)]!”

Aku menyalurkan sihir penyembuhan ke lengan Nem tanpa henti. Lalu cahaya biru yang mengambang di permukaan kulit Nem menghilang, dan aku bisa melihat lengan Nem yang sudah tidak lagi bermerek.

“Oke, bagus!”

Nem pingsan seolah dia telah kehilangan kekuatannya. Saat aku segera menerapkan sihir penyembuhanku, merek sebelumnya benar-benar menghilang. Yang sekarang terlihat adalah kulit putih Nem tanpa bekas luka.

“<<Healing of abnormal condition [Effect Heal]>>!” Sihir ini membantu meredakan kelelahan Nem. “Nem, apa kau baik-baik saja?”

“…Ya, aku baik-baik saja! Aku tak merasakan sakit atau pun kantuk!”

Sihir <<Healing of abnormal condition [Effect Heal]>> juga bisa menghilangkan kelelahan. Sihir ini sangat berguna bagiku yang tidak tumbuh dengan kekuatan mental.

“Cairan apa itu yang bisa menghapus sampai bersih?”

Rupanya ada sesuatu yang bahkan Sierra pun tidak tahu.

“Obat Reagen Basilisk. Kau tahu obat itu, kan?”

“Aku tidak tahu. Apa kegunaan obat itu…?”

“Seharusnya Sierra tahu, itu biasanya digunakan sebagai obat penyembuhan. Namun, kalau kau mencampurnya dengan sedikit lebih banyak racun, kau bisa menggunakannya seperti ini.”

Sierra begitu terkesan mendengar penjelasan Sharon. Sedangkan Toa tampak khawatir dan mendesak Nem yang sekarang sudah baik-baik saja untuk duduk di kursi dan beristirahat.

“Pertama, dengan melelehkan lambang merek yang ada di permukaan kulitnya. Karena meleleh, jadi itu sangat menyakitkan. Dan saat prosesnya berjalan dengan baik, maka lukanya bisa disembuhkan. Yah, sebenarnya aku tak membutuhkan sihir penyembuhan. Tapi karena jumlah racunnya itu, kulitnya akan mengeras dan kau harus berhati-hati. Yah, aku juga punya bahan untuk menekannya, jadi aku tak terlalu khawatir.”

Saat aku mengelus lengan Nem, kulitnya tidak terasa kaku, dan alami.  Kulitnya sangat halus dan lembut.

“Master… lepas dong.”

“Eh, maaf. Tetap lakukan yang terbaik ya.”

Nem malu saat aku membelai puncak kepalanya.

“Ngomong-ngomong, aku tak banyak membantu, kok~”

“Nem, apa kau baik-baik saja sekarang?”

“Jangan abaikan hal itu.”

“Eh, maksudnya aku?”

“Iya, kau…”

“Kenapa?”

“Soal sihir ini. Ini pertama kalinya aku melihat sihir penyembuhan yang bisa menyembuhkan dengan sangat cepat. Bukan cuma itu. Kau bisa menggunakan sihir untuk menyembuhkan kondisi abnormal, dan bahkan memiliki efek untuk menyembuhkan kelelahan.”

Aku tak mengerti maksudnya. Itu kan cuma sihir penyembuh terlemah.

“Aku juga baru kali ini melihatnya, dan aku terkejut. Aku pernah dengar bahwa penugasan atribut bisa digunakan, tapi Masamune, kau bisa menyembuhkan bahkan ke kondisi abnormal.”

“Bukannya pekerjaan Healer memang seperti itu?”

“Selama ini memang sama, tapi kau sungguh tidak tahu apa-apa. Kalau Healer bisa menggunakan begitu banyak trik sihir, dunia akan berakhir. Seorang Healer pada dasarnya cuma menggunakan sihir penyembuhan yang dia pelajari sejak awal. Dan itu bukan seperti sihir penyembuhan yang digunakan para Priest. Itu sihir yang sangat tidak efektif.”

Sihir penyembuhan pertama yang aku pelajari … tapi aku memiliki dua sihir penyembuhan sederhana.

“Bahkan seorang Healer berpengalaman bisa menggunakan sedikit penugasan atribut, tapi jarang ada orang yang seperti itu. Aku bahkan tak mencoba belajar sihir. Dan aku juga tak berpikir seorang Healer akan belajar sihir karena sulit bagi mereka yang telah didiskriminasi sebagai orang aneh. Meskipun kau mencoba melakukannya, pasti payah juga akhirnya. Itu sebabnya Healer disebut demikian di dunia ini – pekerjaan terlemah.”

Kau tidak harus mengatakannya sejelas itu.

Aku merasa orang ini tak berperasaan, tapi apa dia memang tipe orang yang tak bisa memahami perasaan seseorang? Atau mungkin rohku memang lemah … ah, kata “terlemah” menusuk hatiku.

“Apa kau bisa menggunakan sihir yang lain?”

“Yah, mungkin sihir untuk menambahkan sedikit kekuatan untuk meningkatkan kekuatan serangan dan pertahanan.” Aku menjelaskan sihir secara singkat.

“Mengejutkan. Kau, mungkin bukan “penguatan serangan dan pertahanan [Odium Aura]”.

Entah kenapa Sharon tampak kecewa.

“Ah, itu…”

“Sihir tingkat tinggi, ya?! Aku belum pernah dengar ada Healer yang bisa menggunakan sihir tingkat tinggi!”

Setelah berkata begitu, Sierra dan Sharon terkejut. Toa tahu karena dia bisa melihat statusnya. Sedangkan Nem sepenuhnya belum mengerti apa-apa.

“Meski bukan sihir serangan, apa itu juga termasuk sihir tingkat tinggi?”

“Yah, sihir itu memiliki tingkat yang lebih besar dan kuat. Tak heran kalau itu disertifikasi sebagai sihir tingkat tinggi. Tak banyak orang yang bisa menggunakannya.”

Itu masih pekerjaan terlemah. Akal sehat dunia ini adalah bahwa Healer tidak akan pernah bisa menggunakan api besar dan listrik kejut di masa depan. Itulah kenyataan yang tidak akan pernah berubah. Tapi entah bagaimana, aku merasa perasaanku jadi lebih ringan sekarang.

Mohon dukungannya, jika berkenan donasi untuk keberlangsungan web, silakan send mail ke lightnovelku@gmail.com

Komentar

error: E~to, onii-sama, jangan di-copy ya !!

Options

not work with dark mode
Reset