Nito no Taidana Isekai Shoukougun: Sai Jakushoku “Healer” nano ni Saikyou wa desu ka? novel bahasa indonesia Chapter 24 (1)

Chapter 24.1 - Pria dan Temannya

“Nmm… selamat pagi, Masamune.”

merry christmas

* * *

Hari berikutnya.

Saat aku terbangun, entah bagaimana ada Toa di sampingku. Mata mengantuknya perlahan terbuka.

“Nmm… selamat pagi, Masamune.”

“Selamat pagi. Eh, kok selamat pagi, apa yang kau lakukan di tempat tidurku?”

“Karena tidak ada orang di sana saat aku bangun.”

“Ah, begitu. Ya, ya, eh… APA INI!”

“Nggak bagus, ya?” Toa menatapku.

“…Tidak. Tidak juga.”

“Lalu kenapa kau marah?”

“Tidak, siapa yang marah…”

Toa mengenakan virgin killer, seperti kemeja terusan. Di duniaku sebelumnya juga ada sweater yang dinamakan Virgin Killer Sweater, tapi virgin killer ini juga bisa disebut baju tipis. [Tl note: virgin killer sweater: baju musim panas, biasanya muncul di anime/manga genre mature and yg kadang dan atau sering dipakai org jepang, korea dll.]

“Toa, bisa pakai pakaianmu sekarang?”

“Aku tak suka baju itu, panas. Yang ini tidak.”

“Masamune-dono.” Terdengar suara pintu yang terbuka. “Selamat pagi. Entah kenapa aku seperti mendengar…” Itu suara Sierra.

“Selamat pagi, Sierra.” Aku berguling ke samping dan bangun.

“Selamat pagi, Sierra,” jawab Toa juga.

Sierra bergetar dengan wajahnya yang memerah.

“…Ah, iya juga. Masamune kan seorang laki-laki. Jadi sesuatu seperti ini mungkin tak bisa dihindari. Tapi kalau bisa… tolong tahan dirimu… di tempat ini…”

“I-ini salah paham! Ini gara-gara Toa yang asal naik ke tempat tidurku.”

“Sierra juga harus naik,” kata Toa. “Hei, sebelah sini kosong, lho.”

“I-itu…!”

Entah kenapa… aku merasa Toa semakin aneh akhir-akhir ini. Apa mungkin karena ketegangan yang telah mereda?

Lalu Hilda pun muncul. “Apa Toa ada di sini?”

Mungkin Hilda yang memberitahu Toa di mana kamarku berada, karena kalau dipikir-pikir, Toa seharusnya tidak tahu di mana kamarku. Sepertinya orang yang menyuruh Sierra untuk membangunkanku juga Hilda. Apa yang sebenarnya ingin dia lakukan? Aku tidak tahu apa yang dia inginkan, tapi, dia mempermainkan kami semua.

Yah, dengan begini, aku bangun di pagi yang baik ini.

***

Aku meminta Sierra untuk memberiku latihan ilmu pedang.

“Ayo istirahat sebentar.”

“Oke.”

Sebenarnya sulit untuk mencobanya. Kurasa aku tidak akan bisa melakukannya dalam waktu singkat, tapi apa aku cukup mampu untuk mempelajari ilmu pedang ini? Meskipun Sierra terus memujiku karena cepat tangkap.

“Ngomong-ngomong, kapan kau mulai belajar pedang?” Kudengar sejak dia masih kecil.

“Sejak aku berusia tiga tahun. Saat itu pedang yang kupakai masih mainan kayu.”

“Bagaimana denganmu, Toa?”

“Aku tidak ingat. Tapi, mungkin seusia dengan Sierra… Saat aku tersesat di hutan dan hampir diserang oleh Leo Wolf, ayahku datang menyelamatkanku. Sejak itu aku mulai latihan pedang dan sihir.”

“Hmm… banyak hal yang terjadi, ya.”

“Itulah yang membuatku takut.”

“Leo Wolf, ya?” tanya Sierra pelan.

“Kenapa memangnya?”

“Leo Wolf adalah monster peringkat S. Apa ayah Toa telah mengalahkannya?”

“Yah, saat itu [Stuff] dari Leo Wolf juga terlihat.”

Toa adalah bagian dari ras iblis. Karena itulah ayahnya juga kuat. Mampu mengalahkan monster peringkat S itu bukanlah hal yang aneh lagi menurutku.

“Apa Leo Wolf rank S itu lebih kuat dari Noot Kerane?”

”Yah, dia kuat. Itu merupakan level yang bisa ditangani oleh para ksatria dan petualang di seluruh dunia. Namun, ada perbedaan individu dalam monster itu. Bicara soal perbedaan, tipe yang sama mungkin memiliki peringkat S atau lebih tinggi, tergantung levelnya.”

“Begitu ya, jadi itu tergantung pada levelnya. Jadi, apa peringkatnya kalau ada yang punya level mimic 500?”

“Level 500? Itu berarti…”

“Secara umum tak masalah. Aku ingin dengar pendapat Sierra.”

“Kalau ada monster dengan level seperti itu, itu tidak bisa diperingkat.”

“Tidak bisa diperingkat? Apa maksudmu?”

“Peringkat guild pada dasarnya mencapai hingga peringkat SSS. Selain itu, ada kelas yang disebut infinity, yang sebenarnya bisa diartikan tidak dikonfirmasi, bukan peringkat.”

“Dengan kata lain, karena level 500 tidak dikonfirmasi, maka itu disebut Infinity?”

“Ya. Tapi itu berarti belum dikonfirmasi, jadi jika monster level 500 dikonfirmasi, itu akan keluar dari peringkat. Infinity adalah sejenis asuransi yang ditentukan oleh guild.”

Aku mengerti sekarang. Jadi, sebenarnya peringkatnya hanya sampai SSS. Setelah itu, kami melanjutkan pelatihan hingga sore. Aku akhirnya belajar ilmu pedang dari dua orang, termasuk Toa yang hampir bosan.

*

Mohon dukungannya, jika berkenan donasi untuk keberlangsungan web, silakan send mail ke lightnovelku@gmail.com

Komentar

error: E~to, onii-sama, jangan di-copy ya !!

Options

not work with dark mode
Reset