Garbage Brave: Isekai Ni Shoukan Sare Suterareta Yuusha No Fukushuu Monogatari Novel Bahasa Indonesia Chapter 12

Chapter 12: Penguasa

Sekarang aku ingat, aku bertanya pada Black Mist apa yang selama ini aku khawatirkan.

“Hei, apa ada kota atau desa penduduk di dekat sini?”

“Aku tahu, apa kau mau pergi ke kota?”

“Kalau ada, iya. Aku mau ke sana.”

“Tsukuru … aku punya kabar buruk untukmu.”

dukung klik iklan

“A-apa itu?”

“Saat ini, kau hampir berada di pusat Hutan Great Borf…”

“Eh?”

“Aku penasaran apa kau berencana pergi ke pusat hutan dan mengalahkan penguasa hutan ini?”

“P-penguasa seperti itu beneran ada?”

Aku pikir aku bisa keluar dari hutan ini jika aku menyusuri sungai! Kenapa tiba-tiba aku mencapai pusat hutan?! Dan hutan ini memiliki penguasa? Aku tidak ingin melawan monster seperti itu! Dia pasti lebih kuat dari Hell Bear atau Musk Leopard, kan? Tidak mungkin penguasa hutan lebih lemah dari rakyatnya…

“Oh, suaranya keras sekali…”

“Apa-apaan itu…!”

Kemudian, [Wild Intuition]-ku mulai menyalakan alarm, dan aku merasakan kehadiran monster yang sangat kuat dengan [Presence Detection]. Monster itu jelas datang tepat ke arahku. Aku langsung tahu karena aku bisa melihat pohon-pohon besar jatuh di kejauhan, dan semakin dekat. Itu berbahaya! Aku hampir saja melarikan diri, tapi monster itu muncul tepat di depanku dalam sekejap mata, mengendus-endus udara dengan penuh semangat. Napas hangatnya menyapuku seperti angin sepoi-sepoi.

 

Ras: Kaisar Naga, Level 300

Keterampilan: [Emperor’s Breath] [Fighting God] [Supreme Motion] [Super Regeneration] [Physical Attack Resistance] [Magical Attack Resistance]

Atribut: HP [S] | MP [S] | STR [EX] | INT [B] | AGI [A] | DEX [C] | LUK [E]

Judul: Penguasa Sarang Setan

 

Jadi, seperti yang kau tahu, itu adalah naga, dan dia benar-benar terpaku padaku.

Black Mist terkekeh. “Ini bisa membuatmu semangat, kan?”

“Kenapa kau bahagia begitu?”

“Kau bisa mengalahkan makhluk ini, kan, Tsukuru?”

“Apa kau bodoh? Level monster ini 300, lho!”

Selain itu, bahkan punya [STR (EX)]?

Naga itu tampak seperti kadal besar yang memiliki sayap. Tingginya mungkin lebih dari lima meter, dengan panjang tiga puluh meter. Sisik emasnya indah, dan sayapnya yang seperti kelelawar terlipat di punggungnya, jadi kemungkinan dia bisa terbang.

Ayolah, kalau kau punya sayap dan bisa terbang, seharunsya kau terbang saja daripada merobohkan pohon di hutan.

“Hei, kenapa monster ini bisa melihatku meski aku mengenakan Mantel Hermit?”

“Mantel Hermit tidak sempurna, kau tahu. Seseorang yang berada di level yang lebih tinggi darimu bisa melihatmu dengan mudah! Dalam kasus khusus ini, musuhmu hampir sembilan puluh tingkat lebih tinggi, jadi Mantel akan hampir tidak berpengaruh padanya.”

Ini sama sekali tidak berguna! Tidak dikenali oleh monster kuat jauh lebih penting sekarang!

“Jangan khawatir, kalau ada sesuatu yang levelnya sama denganmu, mantel itu pasti akan tetap efektif.”

“Baiklah. Jadi, apa yang akan kita lakukan? Tak ada peluang untuk menang kalau kita melawannya, kan?”

“Aku juga ada di sini, tahu! Jadi, jangan khawatir!”

Aku hanya bisa merasakan Black Mist mendorong dadanya dengan bangga. Lagipula dia tidak punya dada, dia hanya sebuah katana.

Kaisar Naga di depanku mengangkat kaki kiri dan mengayunkannya ke arahku. Aku segera melompat kembali untuk menghindarinya, tapi dengan kekuatan destruktif di balik pukulan itu, dampaknya membentuk kawah, melemparkan puing-puing ke segala arah. Ukuran puing bervariasi, dan aku segera mengeluarkan Black Mist untuk memblokir mereka.

“Jadi bagaimana kita bisa mengalahkan mosnter ini?”

Black Mist terkekeh. “Bukankah tidak apa-apa kalau kita bertarung secara normal?”

“Dasar idiot! Aku bahkan belum bertarung dengan pedang, tahu!”

“Apa yang kau bicarakan, apa kau tak punya skill [Swordsmanship]?”

“[Swordsmanship] adalah skill yang aku dapatkan pada saat yang sama aku mendapatkanmu! Aku belum pernah menggunakannya sebelumnya!”

“…Seriusan?”

“Aku serius!”

“A-a-apa yang harus kita lakukan, kalau begitu?!” Black Mist tergagap.

“Itu sebabnya aku bertanya padamu!”

Sementara kami berdua berdebat, Kaisar Naga membuat gerakan besar seperti menghirup. Saat aku menyadari apa yang dilakukannya, dia menyemburkan napas keemasan dari mulutnya, disertai dengan raungan yang dahsyat.

Tak perlu dikatakan, itu adalah Kaisar Naga yang menggunakan [Emperor’s Breath], dan karena [Wild Intuition] aku membunyikan lonceng alarm sebelum itu terjadi, aku melompat sejauh yang aku bisa untuk menghindarinya, tapi jangkauannya luar biasa – seperti rasa sakit yang tak bisa aku hindari.

Aku tidak tahu berapa lama sampai aku sadar kembali, tapi penglihatanku berubah dan aku terengah-engah. Rasa sakit di sekujur tubuhku sekarang membuat penderitaanku dari Hell Bear dan Musk Leopard tampak seperti permainan anak-anak.

Aku telah naik level secara signifikan, [HP]-ku berada di [B], dan aku bahkan belajar keterampilan [Strong Body] dan [Sturdy], keduanya diaktifkan tepat sebelum nafas menghantam aku, yang berarti [HP aku] ] Seharusnya setara dengan [S], tapi satu serangan itu masih merusak seluruh tubuhku dan menempatkanku di ambang kematian. Aku menyesal tidak mengaktifkan [Iron Wall] saat itu.

“Hei, kau masih hidup?”

Aku bahkan tak tahu apakah aku masih hidup … Aku tidak merasakan apa-apa. Aku bahkan tidak bisa bicara. Jika aku masih hidup, itu keajaiban.

Ketika aku berhasil membuka mata, aku melihat Kaisar Naga mendekatiku dengan jejak kaki bergemuruh dan ekspresi yang penuh kemenangan.

“Hei, katakan sesuatu!”

Aku tak punya waktu untuk mengobrol dengan Black Mist sekarang. Kalau aku tidak melarikan diri, aku akan tamat sekarang! Aku mengaktifkan [Dark Magic] dan tubuhku tenggelam ke dalam kegelapan. Kaisar Naga tampak kesal aku melarikan diri sebelum dia bisa menginjakku, dan mulai mengendus di mana dia melihatku saat menghancurkan tanah. Aku melemparkan beberapa daging ke mulutku dari [Material Storage].

Ini masih situasi yang sulit, meskipun aku sudah mengalaminya beberapa kali. Aku akhirnya berhasil menelan daging setelah cukup lunak dengan air liurku. Jika aku memiliki bar HP, sisa HP-ku pasti kurang dari satu persen. Meskipun daging ini harusnya lezat, aku tidak bisa merasakannya sama sekali.

Akhirnya, indraku mulai kembali. Aku tak bisa merasakan sakit apa pun sebelumnya karena aku seluruh tubuku mati rasa, tapi sekarang tiba-tiba aku merasakan sakit hebat di seluruh tubuhku. Aku tak bisa berteriak.

“Eh, kau baik-baik saja?”

Aku mengerang. “Apa aku … kelihatan … baik-baik saja…?”

“Sepertinya rasa sakitmu mulai parah setelah kau melarikan diri dari ambang kematian.”

“… Berhentilah bicara, ugh … semuanya sakit.”

Aku mengunyah sepotong daging kedua. Butuh waktu untuk mengunyah, dan rasanya menyakitkan meski hanya menggerakkan rahangku. Yang ketiga, keempat, kelima … butuh lima buah untuk sepenuhnya pulih. Kaisar Naga masih berkeliaran di dekat tempatku pertama kali tenggelam dalam kegelapan.

“Hmm, ada apa dengan monster itu?”

“Apa kau tak mau mencobanya lagi?”

“Aku tak suka dihajar, kalaupun aku mau, apa yang bisa aku lakukan? Haruskah aku mencoba [Spring Water] dulu?”

“Kenapa tidak?”

“Aku merasa tak bisa menang dalam pertarungan jarak dekat, jadi lain kali ajari aku tentang [Swordsmanship].”

Dia tertawa lembut. “Apa boleh buat. Baiklah, persiapkan dirimu! Pelatihan khususku sangat sulit, lho!”

“Oke, pertama-tama, [Spring Water].”

Semburan [Spring Water] yang kencang mengenai Kaisar Naga, tetapi karena ukuran tubuh besarnya, air itu sama seperti dengan percikan aira dari ember. Sepertinya tidak ada efeknya sama sekali.

“Sepertinya tak ada efeknya?”

“Yah, sepertinya begitu.”

Kaisar Naga memperhatikan dari mana seranganku datang dan mulai menggali tanah dengan geram. Tapi aku tidak berada di tanah, jadi tak peduli seberapa banyak dia menggalinya, dia tidak akan bisa meraihku.

“Selanjutnya [Ignition]!”

Di atas mulut besar yang bisa menelanku dalam satu telan, seluruh wajahnya menyala-nyala. Seperti yang dibayangkan dari Kaisar Naga, dia segera mencoba memadamkan api dengan berguling-guling. Aku ingat bagaimana aku mengalahkan Sword Reaper, jadi kupikir sudah waktunya untuk membiarkannya sendirian selama beberapa jam. Dalam beberapa saat, tubuh emas Kaisar Naga mulai bersinar terang, dan [Wild Intuition]-ku mengingatkanku akan bahaya yang datang.

“Apa itu?”

“Aku punya firasat buruk tentang hal ini.”

Aku dengan cepat mengaktifkan [Acceleration] dan melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Aku tidak bisa melakukan kecerobohan lagi, jadi itu sebabnya aku harus menjauh darinya. Lalu, sebuah kejutan yang dahsyat menghantamku dari belakang, menghempaskan angin dariku dan membuatku terbang. Kaisar Naga telah menyebabkan semacam gelombang kejut karena memancarkan cahaya ke segala arah.

Aku diledakkan puluhan meter jauhnya, jatuh tak terkendali melalui kegelapan. Aku tak menerima damage tambahan akibat terjatuh karena aku mengaktifkan [Iron Wall] tepat sebelum dampak awal, tapi aku masih menerima damage yang cukup besar secara keseluruhan.

Aku senang akhirnya berhenti berputar, tapi segera setelah itu, efek yang kuterima begitu menyakitkan. Kenapa serangannya bisa menimpaku dalam kegelapan ini? Aku segera memasukkan sepotong daging ke mulutku, memulihkan sepenuhnya setelah tiga irisan.

Saat aku melihat kembali pada tubuh besar Kaisar Naga, sosoknya terlihat cukup kecil hingga beberapa ratus meter jauhnya. Dan saat aku memperhatikan sekitarnya, aku terdiam. Itu bukan Kaisar Naga yang telah melebarkan sayapnya dan sekarang terbang melintasi langit, melainkan kawah besar tepat di mana aku dan Kaisar Naga baru saja berada.

Tampaknya gelombang kejut mengukir tanah dan sungai, dan menghancurkan area hutan yang luas. Sungai itu sekarang mengalir seperti air terjun ke kolam besar. Kerusakannya sangat besar. Bagi mereka yang menentang penghancuran alam, Kaisar Naga pastilah adalah musuh dunia!

Aku melihat kembali pada Naga Kaisar yang melayang di udara.

“Apa—!”

Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena posisinya sangat jauh, tapi aku merasa monster itu menatapku.

“Hei, bagaimana dia tahu di mana aku berada?”

“Aku juga tidak tahu, tapi kegigihan monster itu patut dihargai, kau tahu. Beberapa monster menyerbu wilayahnya di masa lalu dan kemudian mencoba melarikan diri, tapi tidak satupun dari mereka yang berhasil, dia membunuh mereka semua.”

“…Sungguh monster yang obsesif.”

“Dia mungkin terus mengejarmu bahkan setelah kau meninggalkan hutan, lho.”

“Seriusan?”

“Ya, serius!”


Mohon dukungannya, jika berkenan donasi untuk keberlangsungan web, silakan send mail ke lightnovelku@gmail.com

Komentar

error: Mohon hati nuraninya, bermain bersihlah. Tuhan Maha Tahu. Saya yakin Kamu bisa membuat konten sendiri yg lebih baik.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset